Pada tahun 2013, sebagai tanggapan terhadap Rencana Pembangunan Kemampuan Inovasi Independen Nasional "Rencana Lima Tahun ke-12", sekelompok ahli teknis dan insinyur dengan cita-cita melayani negara melalui industri mendirikan AFC di Ningbo, pelabuhan terbesar di dunia. Mereka mengidentifikasi kesenjangan di pasar: konsumen harus memilih antara merek internasional yang mahal dan produk dengan harga rendah yang tidak konsisten, tidak memiliki pilihan profesional dengan "nilai uang yang tinggi."
Dari tahun 2014 hingga 2015, seiring dengan kemajuan industri otomotif Tiongkok, perusahaan ini mencapai terobosan dari nol menjadi satu. Untuk memastikan kualitas, bahan baku produknya berasal dari pemasok yang sama dengan merek internasional, dan tingkat otomatisasi produksinya melebihi 90%.
Pada tahun 2016, perusahaan mulai membangun jaringan penjualan dan layanan nasional, beralih dari merek regional ke merek nasional.
Pada tahun 2019, seiring dengan berkembangnya layanan digital dari berfokus pada produk menjadi berorientasi pada solusi, AFC meluncurkan "AFC Intelligent Matching System". Pengguna cukup memasukkan model kendaraan atau kode VIN mereka, dan sistem akan secara akurat merekomendasikan produk yang paling sesuai sambil memberikan konsultasi online profesional. Hal ini menandai transformasi AFC dari pemasok suku cadang murni menjadi "penyedia solusi pemeliharaan profesional."